Nama : Riana Dwiyanti
NIM :
12180650
Kelas :
12.6D.04
Tugas
EPTIK PERT.10
1. Berikan
contoh etiket atau pelanggaran berinternet yang anda ketahui dalam ?
a. Berkirim surat melalui email
: Email Spam, Email Bom, Email Porno dan Penyebaran Virus melalui attach file.
b. Berbicara dalam chatting
: SARA dalam chat room, merusak nama baik, menyarankan tindakan melanggar
hokum, menyebar materi yang melanggar hak cipta, dan penyebaran pornografi.
2. Jelaskan
berbagai macam kegiatan apa saja yang bisa dilakukan pada dua kegiatan di atas
?
a. Email Spam
adalah pengiriman email secara berulang-ulang dengan topic yang berbeda atau
yang sama. Orang yang mengirimkan email ini biasanya isinya menawarkan
informasi, produk atau jasa yang sebenarnya tidak kita butuhkan.
b. Email Bom
adalah suatu cara untuk membuat server menjadi down. Hal ini tentu saja berada
diluar etika karena dengan down nya server, kita bisa mudah mengacak-acak dan
mengetahui informasi yang seharusnya tidak kita ketahui.
c. Email Porno
adalah menyebarkan materi dan bahasa yang bersifat pornografi dan tidak etis.
Merupkan suatu pelanggaran terhadap etika dalam berinternet serta sudah
melanggar norma agama.
d. Penyebaran virus melalui attach
file,
saat ini sudah mulai berkurang karena adanya fasilitas scanning virus melalui
attach file. Tapi ini bisa saja terjadi karena semua anti virus tidak bisa
mendeteksi jutaan virus yang sudah tersebar.
e. SARA dalam chat room,
mengeluarkan sebuah statement yang sensitive dan membuat orang lain yang
memiliki latar belakang SARA yang berbeda menuai protes karena terdapat unsure
pelecehan nama baik.
f. Merusak nama baik,
melakukan terror dengan identitas yang tidak baik itu di email maupun jejaring
sosial.
g. Menyarankan tindakan melanggar hukum,
membuat sebuah informasi yang bersifat provokatif kepada sekelompok orang
dikarenakan kepentingan tertentu oleh provokator tersebut.
h. Menyebarkan materi yang melanggar
hak cipta, menyiarkan ulang tulisan atau media ataupun yang
belum mendapat izin dari orang atau lembaga yang memiliki hak penerbitan yang
sah.
i.
Penyebaran
pornografi, menyebarkan baik itu gambar, video atau
suara-suara bahkan cerita-cerita yang membuat syahwat orang meningkat dan
berakibat buruk ketika orang yang dibawah umur yang mengkonsumsinya.
3. Jelaskan
apa yang dimaksud dengan “proses professional” dalam mengukur sebuah
profesionalisme ?
·
Proses
professional atau profesionalisasi adalah proses evaluasi
yang menggunakan pendekatan organisasi dan sistematis untuk mengembangkan
profesi kea rah status professional.
·
Standar
operasional dapat diketahui dengan empat perspektif pendekatan
:
a. Pendekatan
berorientasi fisolofis
b. Pendektan
perkembangan bertahap
c. Pendekatan
berorientasi karakteristik
d. Pendekatan
berorientasi Non-Tradisional
4. Jelaskan
bagaimana bentuk profesionalisme dalam profesi seperti: polisi, hakim, dokter,
programmer, data entri operator, database administrator dan sebagainya.
(Pilihlah satu profesi bidang IT dan satu profesi bidang non-IT) ?
Ø Bentuk profesionalisme dalam
profesi :
a. Polisi
: seorang polisi yang merespon setiap panggilan kejahatan, melakukan
penggerebekan dan penangkapan para penjahat, bila perlu dengan tembak-menembak.
Dalam konteks profesionalisme seperti itu maka polisi selalu merasa kekurangan
personil, dana operasional dan kebutuhan akan teknologi “peperangan”.
Profesionalisme seperti diatas sangatlah mungkin diterapkan pada jaman awal
berdirinya polisi ketika kejahatan masih konvesional relative tidak kompleks.
b. Hakim
: profesi dengan pekerjaan kemanusiaan yang tidak boleh jatuh kedalam
dehumanizing yang bersifat logic mechanical hingga dapat terperosok pada jurang
alienasi hokum dari manusia dan kemanusiaan itu sendiri.
c. Dokter
: Disadari atau tidak apabila dokter praktik di beberapa tempat (lebih dari
tiga tempat) maka secara profesional dokter ini sebenarnya sudah mengabaikan
ketepatan waktu penyelenggaraan praktik yang telah diumumkan pada papan nama
praktik baik di rumah secara pribadi maupun dirumah sakit. Sebagai contoh
dokter X praktik di rumah sakit A dengan jumlah pasien yang ada telah melewati
batas waktu yang ditetapkan, padahal di tempat praktik yang lain dokter
tersebut telah ditunggu oleh pasien yang datang tepat waktu sesuai jadwal
praktik yang tercantum di tempat praktik di rumahnya. Akibatnya dokter tersebut
akan memberikan pelayanan secara terburu-buru di rumah sakit A sehingga
kerawanan terjadinya kesalahan / malpraktik akan lebih besar. Dokter dituntut
untuk selalu meningkatkan diri dengan mengikuti pendidikan profesionalisme
berkelanjutan, yang dilakukan secara periodik dan berkesinambungan di masa
mendatang. Dengan demikian setelah surat tanda registrasi (STR) yang dia punyai
habis masa berlakunya. Ketika harus mengurus pembaruan STR, tidak terlalu sulit
untuk mendapat sertifikat kompetensi yang akan menjadi dasar untuk penerbitan
Surat Izin Praktik baru. Terpenting di sini dokter harus selalu menambah ilmu
sebab pasien juga terbuka untuk belajar melalui media cetak/media elektronik
yang sudah mengglobal.
d. Programmer
: Dalam setiap profesi kita butuh memiliki sikap profesionalisme, apapun itu
bidangnya yang sedang anda lakukan. Kita juga perlu mengetahui kode etik
professional yang harus dimiliki oleh seorang IT. Dan berikut adalah ciri-ciri
profesionalisme yang dibutuhkan seorang IT:
a) Memiliki pengetahuan yang tinggi di bidang
IT
b) Memiliki ketrampilan yang tinggi di bidang
IT
c) Memiliki pengetahuan yang luas tentang
manusia dan masyarakat, budaya, seni, sejarah dan komunikasi
d) Tanggap tehadap masalah client, paham
terhadap isu-isu etis serta tata nilai kilen-nya
e) Mampu melakukan pendekatan multidispliner
f) Mampu
bekerja sama (Team Work)
g) Bekerja dibawah disiplin etika
h) Mampu mengambil
keputusan didasarkan kepada kode etik, bila dihadapkan pada situasi dimana
pengambilan keputusan berakibat luas terhadap masyarakat
e. Data Entry Operator
: Seorang data entry operator harus menguasai ilmu secara mendalam di
bidangnya, diantaranya sebagai berikut :
a) Seorang data entry operator harus mampu
mengkonvensi ilmu menjadi keterampilan
b) Seorang data entry operator harus menjunjung
tinggi etika dan intergritas profesi
c) Seorang data entry operator harus
bertanggung jawab dalm menjalankan tugas seorang dat entry
d) Seorang data entry operator harus menguasai
materi yang diberikan dan menyeleksi yang akan diinput
f. Database
Administrator : Beberapa tugas Database administrator umumnya meliputi:
a) Instalasi Software Baru
Tentunya yang
dimaksudkan disini adalah software yang berhubungan dengan Administrasi DBMS,
misalnya versi baru DBMS atau aplikasi pendukungnya. Sebelum aktif digunakan
dalam tahap production, database administrator atau staff IT lainnya perlu
melakukan tes pada software yang baru diinstal tersebut.
b) Konfigurasi Hardware dan Software
Dalam hal ini seorang
Admin mungkin perlu bekerja dengan system administrator untuk melakukan
konfigurasi Hardware dan software agar dapat berfungsi secara optimal bersama
dengan DBMS.
c) Administrator Security
Salah satu tugas
penting database administrator adalah melakukan monitor dengan administrasi
security DBMS. Misalnya menambah atau menghapus user, mengatur quota, audit,
ataupun memeriksa permasalahan security database.
d) Analisis Data
Pekerjaan analisis data
sering kali melibatkan fitu-fitur yang dapat digunakan untuk meningkatkan
kinerja database. Sering kali database administrator harus menganalisis dan
menggunakan cara yang efektif dalam penggunaan index, parallel query execution
ataupun fitur DBMS yang lainnya.
e) Desain Database
Database administrator
seringkali terlibat dalam tahapan database desain. Dengan pengetahuan system
dan DBMS, database administrator dapat membantu tim developer dalam
meningkatkan kinerja database.
g. Data
Modeling dan Optimasi
Data modeling merupakan
proses menciptakan sebuah model data dengan menerapkan teori model data, dimana
anda melakukan strukturisasi dan organisasi data.
Beberapa model meliputi
hierarchical model, network model, relational model dan sebagainya.
Selain tugas diatas,
seorang database administrator bertanggung jawab atas aspek dalam lingkungan
database, yaitu: Recoverability, Integrity, Security, Availability,
Performance, Development & Testing Suppor.
Ø Profesi
Bidang IT dan Non IT
Bidang IT
Network Engineer
a. Tidak
boleh mengubah konfigurasi di dalam jaringan tanpa sepengetahuan perusahaan
b. Harus
dapat mengamankan jaringan yang telah dibentuk untuk melayani user
c. Menambahkan
software dan hardware yang hanya dibutuhkan
d. Mencatat
dan melaporkan permasalahan di dalam komputer user di dalam jaringan
e. Tidak
boleh membiarkan data-data perusahaan disabotase
f. Memiliki
sikap yang disiplin dan tetap pada tugas yang sudah dibuat
Bidang Non IT
Guru
Belajar dengan baik mengenai bidak
studi yang akan diajarkan. Misalnya, matematika.
Maka sebagai guru yang profesional
harus terys belajar perkembangan ilmu matematika, serta mempelajari teknik
psikologis anak agar dapat menyampaikan pelajaran dengan baik.
Komentar
Posting Komentar